Seberapa cepatkah anda menjadi kaya?

Keterangan :

Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan
arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai
membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah
mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar
rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,
mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya.

Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan
untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan
sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.

Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja
akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut
yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang
akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat

atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter,
pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.
Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki
“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka
merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan
rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan
rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti
yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan
dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau
berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti
yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan
kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama
atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.

Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.

Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?

Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!

untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan :
eBook 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin dan tiket
seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- ,

9 comments:

Karumbu said...

setelah baca posting ini baru nyadar kalo selama ini sy belum pernah bikin rencana jadi org kaya...

Nicholas Kurt said...

oke,gw rasa rencan jg hrs diimbangi dengan action deh..soalnya kalo cuman rencana doank,ya percuma donk..

BERT972 said...

tung desem waringin memang porang yang jadi idola saya dengan "salam dahsyatnya"..kira kira apa rasanya menjadi kaya ya..?..

Kurniadi Bulhani said...

aku juga belum pernah menjadi orang kaya,tetapi aku rasa orang kaya itu perjuangannya banyak sekali.contohnya adalah dengan mengambil semua peluang yang diambil.terutama di sini http://www.tdwuniversity.com/launch/?id=32990
kita dipinta bekerja sedikit sekali tetapi bisa memberi kita pelajaran.dan yang paling penting adalah action yang dibuat harus cepat....
ambil peluang ini ya!!!

ary said...

budi just nak share info...nak tau kenapa yg kaya semakin kaya..yang miskin semakin miskin...kerana menggunakan wang kertas...dicetak di atas kertas kosong dan dunia mengiktiraf sebagai wang..sedangkan mereka boleh mengeluarkan wang sesuka hati mereka..tapi sekiranya kita mengikut islam..dinar dan dirham..iaitu emas dan perak..ianya dijadikan ALLAH..hanya ALLAH yang mampu mengawal kewujudan emas dan perak..tak mungkin akan terjadi negara kaya mahupun miskin...so simple..kemabali kepada AL Quran

Kurniadi Bulhani said...

InsyaAllah,kita akan dibantu jika berusaha dan berdo`a makasih komentarnya..

Ades said...

Bang bud...artikel yang menarik ini udah coba saya ikuti....tapi itulah...pemahaman saya sangat kurang...jadi selalu terlupakan. Sukses buat Abang Budi.
Eh Bang Bud Blognya sulit sampai 100%. Sedebar walaupun ditunggu lama, ndak muncul-muncul.

Kurniadi Bulhani said...

untuk mas ades.sesuatu yang terlupakan karena kita kurang menyakininya.dan kita lebih menyukai setengah-setengah.itu yang disebut any dream no action .suatu mimpi dan kenyataan itu adalah suatu hal yang berbeda,sedang action lah yang harus paling kita yakini.anda yakin bisa kaya.action anda dong...

Ades said...

ok lah Bang Bud, memang selama ini saya belum tertarik dengan yang disebut " Bisnis Online" atau apapun namanya.
Sidebarnya masih belum mau muncul..padahal dah ditunggu setengah jam...nampaknye bukan karena berat, sebab bagian lainya..cepat prosesnya.